Kabar Kaltara

Ops Patuh Lodaya 2020, Satlantas Polres Majalengka Berikan Masker

KABARKALTARA.COM JAWA BARAT, MAJALENGKA, – Dalam gelaran Operasi Patuh Lodaya 2020 jajaran personel Satlantas Polres Majalengka Polda Jawa Barat, bersamaan dengan...

Kabar Terbaru

Calon Bupati Majalengka, Kyai Maman Prihatin Dan Janji Angkat Guru Honorer

Kabupaten Majalengka – Jawa Barat
Banyaknya guru honorer yang belum diangkat menjadi pegawai negeri di Kabupaten Majalengka menjadi perhatian kandidat Bupati Majalengka Maman Imanulhag. Karena, dirasakan selama ini upah honor bulanan para guru tersebut sangat kecil.

“Ada yang honornya cuna  Rp. 75 ribu per bulan,  ini tak manusiawi,” katanya, ketika meresmikan Posko Pemenangan Relawan pendukungnya yang tergabung dalam PUMA(Perempuan Maju) di Desa Malongpong, Kecamatan Maja. Selasa,  (18/4).

Calon bupati nomor urut 1 itu menuturkan, honor yang diterima para guru itu sangat tidak layak.  Ia membandingkan, misalnya,  dengan upah seorang tukang batu, yang  per hari bisa berkisar Rp.100 ribu sampai Rp.150 ribu.

Oleh karena itu, Maman Imanulhaq berjanji akan mengangkat para guru honorer menjadi pegawai negeri, kelak jika dirinya memimpin Majalengka.

“Guru honorer yang memenuhi syarat akan diangkat, ini janji politik saya tolong dicatat,” kata Kang Maman,  sapaan Maman Imanulhaq.

Sementara bagi guru honorer yang belum memenuhi syarat, menurut Kang Maman,  akan dinaikkan honor bulananya.

Kang Maman menegaskan dirinya tak basa –  basi ketika bicara nasib para guru honorer. Ia minta, dirinya diingatkan untuk memenuhi janji jika nanti terpilih menjadi bupati.

“Nanti bisa ditagih janji saya, tolong dikawal,” ujar bupati termuda itu.

Sementara istri Kang Maman, Hj. Upik Rofiqoh, minta para relawan PUMA di Kecamatan Banjaran agar lebih semangat melakukan kerja politik untuk meyokong pasangan Maman – Jefry yang merupakan paslon no. 1.

Permintaan itu disampaikan Upik Rofiqoh ketika melantik Koordinator Desa (Kordes) PUMA se – Kecamatan Banjaran di Blok Sukawangi, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Selasa hari.

“Sebelum dilantik, mungkin ibu – ibu bertanya benar nggak jadi relawan.  Sekarang setelah dilantik, tentu menjadi lebih bersemangat,” ujarnya. ** (Sigit)

 201 total views,  1 views today




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini:
Lewat ke baris perkakas