​Kehilangan Sosok Tokoh Politik Maruar Sirait, Kini Telah Pindah Dapil di Pileg 2019

MAJALENGKA, Jawa Barat
Suasana haru dan kekeluargaan begitu sangat terasa saat anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait, melaksanakan reses di akhir tahun 2018 di Kabupaten Majalengka.  Masyarakat setempat begitu kehilangan sosok Bang Ara-sapaan Maruarar Sirait, legislator yang dikenal merakyat, dekat dengan semua kalangan. Peduli terhadap kemajuan, serta selalu memberikan motivasi dan dukungan agar rakyatnya selalu maju dan sejahtera, Jum’at (28/12/2018).

Reses sendiri dilaksanakan di tiga titik di Kecamatan Jatitujuh, Kecamatan Kasokandel, dan Kecamatan Kadipaten. Seperti biasanya reses Bang Ara selalu menampilkan keseniaan dan kebudayaan Majalengka agar tetap lestari dan tidak punah akibat perkembangan zaman.
Mantan Bupati Majalengka dua periode 2008-2018, H Sutrisno, menyebut Maruarar Sirait, sikap terjangnya mirip seperti Bung Karno Presiden RI pertama, dalam perhatian dan kecintaanya terhadap rakyatnya.

“Jarang sekali ditemukan pribadi anggota dewan seperti Bang Ara. Meski beliau pindah daerah pemilihan di Pemilu 2019 ini, namun perhatian dan tanggung jawabnya kepada rakyat Majalengka masih terbukti hingga detik ini,”katanya saat menghadiri reses Bang Ara di Kecamatan Kasokandel.

Hal senada diungkapkan salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kasokandel yang juga Ketua Panitia Reses, Sabungan Simatupang. Ia menyebut bahwa reses Bang Ara ini bertujuan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat Majalengka.

“Kami bangga punya wakil rakyat seperti Bang Ara. Beliau sangat rajin turun dan membuat kegiatan yang memperkokoh nilai-nilai Pancasila. Ia juga peduli terhadap kemajuan dan kelestarian seni dan budaya Majalengka,” ujarnya.

Dia menambahkan, Maruarar saat ini juga masih rajin turun menyapa rakyatnya meski sudah pindah daerah pemilihan. Maruarar sendiri saat ini berasal dari Dapil Subang, Majalengka dan Sumedang selama 15 tahun.
Kini di Pemilu 2019 akan maju di daerah pemilihan Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur. “Meskipun sudah pindah dapil, Bang Ara tetap datang ke Majalengka. Ini yang kami bangga,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Maruarar mengungkapkan, kegiatan reses terakhir di 2018 ini, sebagai upaya menyambung tali silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.”Saya tidak ingin bertemu dengan masyarakat saat ada maunya saja. Jadi, pertemuan ini sebagai bukti dan tanggung jawab saya, “ungkapnya.

Putra politisi senior PDIP Sapaan akrab Sirait, mengucapkan banyak terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Majalengka, yang mengantarkan dirinya ke senayan. Padahal ia tidak memiliki saudara sedarah di Majalengka, Subang, maupun Sumedang.

“Saya sudah tiga periode menjadi anggota dewan. Pada Pemilu 2004 suara saya di Majalengka 50 ribu. Pemilu 2009 sebanyak 100 ribu dan Pemilu 2014 naik menjadi 139 ribu. Ini suatu kepercayaan yang luar biasa dan saya tidak akan melupakannya,” tutupnya. ** (Sigit)

1,111 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *